Blog
Mar10

Rahasia Strategi Pemasaran Agen Tiket Pesawat Yang Jitu

Bagi anda yang ingin melakukan usaha, kini sudah saatnya anda melakukan usaha yang sangat menjanjikan yaitu agen tiket pesawat. Mengapa bisnis ini tergolong bisnis yang menjanjikan? Hal ini tentu saja dikarenakan semakin pesatnya perkembangan bisnis travel di negeri ini. Sebab semua orang pastinya melakukan perjalanan baik itu berlibur, urusan kantor atau acara keluarga. Namun untuk merintis usaha ini, anda perlu mempelajari bagaimana strategi pemasaran agen tiket pesawat agar usaha anda tidak berjalan di tempat melainkan terus bertumbuh. Bisnis yang bergerak di bidang tour and travel memang memerlukan strategi khusus, sebab jika anda tidak mempersiapkan usaha ini dengan baik, maka bisa saja usaha anda mengalami kebangkrutan.

1

Persiapan Sebelum Memulai Strategi Pemasaran Agen Tiket Pesawat

Untuk memulai sebuah usaha, anda harus memiliki izin Perseroan Terbatas atau CV terlebih dahulu. Persyaratan membentuk PT atau CV dapat anda dapatkan melalui jasa notaris. Selanjutnya setelah usaha anda memiliki badan hukum yang resmi, anda harus mendaftarkan usaha anda ke Asosiasi Pariwisata Indonesia. Jika anda sudah memiliki sertifikat keanggotaan, maka anda sudah bisa memulai untuk menjual tiket dari berbagai maskapai penerbangan. Memiliki sertifikat keanggotaan juga merupakan sebuah strategi pemasaran agen tiket pesawat. Di saat anda menjual tiket pesawat dari sebuah maskapai, maka nantinya anda akan diberikan dua jenis tiket. Pertama tiket fisik dan tiket non fisik atau e-ticket. Untuk penjualan e-ticket, anda diharuskan melakukan deposito minimal sebanyak 5 juta rupiah. Jika tiket anda laku, maka deposito anda akan berkurang dengan sendirinya.

Di bidang manajemen, anda harus memiliki minimal 3 orang karyawan. Dimana 2 orang karyawan berada di bagian reservasi yang bertugas untuk melayani konsumen sedangkan 1 orang lainnya di bagian operasional yang bertugas seperti mengantarkan tiket ke konsumen, mengantar setoran ke maskapai dan lainnya. Sedangkan perangkat yang harus anda siapkan adalah seperti komputer, koneksi internet serta software khusus yang didapat dari maskapai. Untuk strategi pemasaran agen tiket pesawat, anda dapat melakukan pengiklanan dari beberapa media. Namun yang paling ampuh adalah melalui media sosial. Sebab kini semakin banyak masyarakat yang menggunakan media sosial secara aktif. Selain dengan media iklan, anda juga dapat memberikan diskon kepada konsumen agar lebih menarik perhatian. Kemudian anda juga dapat melakukan inovasi lainnya seperti usaha rental mobil dan reservasi hotel. Sebab jika orang bepergian, pastinya mereka akan membutuhkan tempat tinggal yaitu hotel maupun kendaraan selama berada di tempat yang mereka tuju.

Dalam penggunaan media sosial sebagai sarana mengiklankan usaha anda, anda tidak hanya sekedar membuat sebuah akun saja, namun diperlukan strategi khusus agar media sosial anda dilihat orang. Setelah anda membuat sebuah akun media sosial (facebook, instagram, twitter dan lainnya) pastikan anda segera bergabung dengan grup penjual tiket pesawat juga. Dengan demikian anda akan berpeluang lebih banyak untuk mendapatkan pelanggan. Cara berikutnya anda bisa mengiklankan usaha anda di sebuah media yang dibaca orang banyak misalnya koran dan radio. Anda bisa menambahkan semacam paket wisata dalam pilihan yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan adanya paket wisata, maka akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi usaha anda. Contoh paket wisata yang dapat anda tawarkan mungkin bisa dimulai dari bekeliling di kota anda sendiri. Itulah beberapa strategi pemasaran agen tiket pesawat yang dapat anda jalankan.
 

Daftar-Sekarang

Incoming search terms :

Tags:
  • SHARE!

Related Posts

3 Responses

  1. author

    lasertest3 years ago

    Great article, exactly what I wanted to find.

  2. author

    http://byjeepsxu.tumblr.com2 years ago

    Saved as a favorite, I like your website!

  3. author

    Diamond Buying Guide2 years ago

    Good blog post. I certainly appreciate this site.
    Continue the good work!

Leave a Reply